Mad Lazim Mutsaqqal Harfi

Posted on

Mad Lazim Mutsaqqal Harfi – Assalamualaikum sobat dosenpintar.com di kesempatan ini penulis akan berbagi sebuah artikel yang akan membahas hukum tajwid dalam bacaan Al-Quran, kali ini khusus dengan bahasan tentang Mad Lazim Mutsaqqal Harfi. Adapun pembahasan terlengkapnya bisa disimak berikut dibawah ini.

Mad Lazim Mutsaqqal Harfi
Mad Lazim Mutsaqqal Harfi

Pengertian Mad Lazim Mutsaqqal Harfi

Mad lazim harfi mutsaqqal atau mad lazim harfi musyba’ adalah apabila huruf fawatihus suwar yang bila dipecah terdiri dari 3 huruf dan ditengahnya huruf mad dan huruf ketiganya diidghamkan. Panjangnya 6 harakat.

Ciri Ciri Mad Lazim Mutsaqqal Harfi

Ada beberapa ciri dari mad lazim mutsaqqal harfi yang bisa untuk dicermati, di antaranya adalah:

  1. Hukum bacaan ini selalu terjadi pada lafaz Al-Qur’an di awal pembukaan surat.
  2. Ada huruf dengan mad yang bertemu dengan huruf bertasydid
  3. Hanya berlaku untuk pasal-pasal dalam Al-Qur’an yang dimulai dengan huruf saja. Beberapa dari surah ini termasuk surat Al-Baqarah, surat Maryam, dan surat Qaaf.
  4. Setiap surat dengan mad lazim mutsaqqal harfi dimulai dengan surat yang memiliki kasus khusus, yang semuanya tercakup dalam aturan tajwid mad lazim.

Hukum Mad Lazim Mutsaqqal Harfi

Hukum bacaan mad lazim musaqqal harfi ini terjadi pada fawatihussuwar (huruf awal/pembuka surah). Tentu masih diingat tentang hukum bacaan mad lazim musaqqal, ciri utamanya adalah adanya mad yang bertemu tasydid atau diidzghamkan. Karena terjadi pada fawatihussuwar, maka disebut mad lazim musaqqal harfi.

Jadi mad lazim musaqqal harfi adalah huruf yang wajib dibaca panjang (6 harakat/6 alif) dan diberatkan, karena ada mad pada fawatihussuwar yang diiringi dengan huruf berharokat tasydid, cara membacanya diberatkan sebab diidghamkan.

Baca Juga :  Ayat Tentang Kematian

Cara Baca Mad Lazim Mutsaqqal Harfi

Adapun cara bacanya sendiri perlu diberatkan sebab terdapat mad dan ada huruf hijaiyyah yang mempunyai harokat tasydid setelahnya. Jadi, ketika hendak membaca hukum mad satu ini, sahabat muslim bisa membacanya dengan sedikit diberatkan atau diidghamkan.

Namun, perlu dicatat bahwa ada 3 pengecualian cara baca yang terkandung dalam beberapa surat dalam Al-Qur’an. Pengecualian itu berlaku untuk:

Huruf Alif

Pengecualian yang pertama adalah huruf alif (ا). Cara baca huruf ini di awal ayat tidak dibaca dengan “Aaa” panjang, melainkan diucapkan secara gamblang “alif”.

Huruf Raa, Haa, Taa, Yaa, Haa,

Selanjutnya ada huruf-huruf seperti ح ي ط هـ ر atau haa, taa, yaa, haa, raa. Semua huruf tersebut dibaca panjang selama 2 ketukan. Sahabat muslim bisa mengambil contoh:

حي طهر

Cara bacanya bukan “Haya tohurun”. Huruf-huruf di atas tidak diucapkan seperti dalam huruf hijaiyyah, namun perlu membacanya dengan cara eja satu per satu huruf hijaiyyah tersebut.

Huruf Ain

Pengecualian terakhir adalah huruf ‘ain (ع). Sebagaimana disepakati oleh banyak ulama, ayat Al-Qur’an dengan awalan ‘ain bisa diperpanjang dengan 2, 4, atau 6 harakat, sesuai dengan panjang yang diinginkan.

Contoh Mad Lazim Mutsaqqal Harfi

Berikut merupakan beberapa contoh dari Mad Lazim Mutsaqqal Harfi, diantaranya.

Surat Ar Ra’d Ayat 1

الْكِتٰبِۗ وَالَّذِيْٓ اُنْزِلَ اِلَيْكَ مِنْ رَّبِّكَ الْحَقُّ وَلٰكِنَّ اَكْثَرَ النَّاسِ لَا يُؤْمِنُوْنَ ا تِلْكَ اٰيٰتُ لۤمّۤرٰۗ

Asy Syu’ara’ Ayat 1

طٰسٓمّٓ

Surat Maryam Ayat 1

كۤهٰيٰعۤصۤ

Surat Yunus Ayat 1

الۤرٰ ۗتِلْكَ اٰيٰتُ الْكِتٰبِ الْحَكِيْمِ

Surat Al A’raf Ayat 1

الۤمّۤصۤ

Luqman : 1

الۤمّۤ ۗ

Maryam : 1

كۤهٰيٰعۤصۤ

Al-‘Ankabut : 1

الۤمّۤ ۗ

Al-Baqarah : 1

الۤمّۤ ۚ

Ibrahim : 1

الۤرٰ ۗ كِتٰبٌ اَنْزَلْنٰهُ اِلَيْكَ لِتُخْرِجَ النَّاسَ مِنَ الظُّلُمٰتِ اِلَى النُّوْرِ ەۙ بِاِذْنِ رَبِّهِمْ اِلٰى صِرَاطِ الْعَزِيْزِ الْحَمِيْدِۙ

Baca Juga :  Tulisan Arab Allahumma Sholli ‘ala Sayyidina Muhammad

Hud : 1

الۤرٰ ۗ كِتٰبٌ اُحْكِمَتْ اٰيٰتُهٗ ثُمَّ فُصِّلَتْ مِنْ لَّدُنْ حَكِيْمٍ خَبِيْرٍۙ

Al-Hijr : 1

الۤرٰ ۗتِلْكَ اٰيٰتُ الْكِتٰبِ وَقُرْاٰنٍ مُّبِيْنٍ

 Ar-Rum : 1

الۤمّۤ ۚ

Demikianlah artikel dengan materi tentang Mad Lazim Mutsaqqal Harfi. Semoga dengan materi diatas dapat membantu sobat dalam memahami materi dan menambah pemahaman hukum tajwid sobat.

Baca Juga :