Pengertian Assessment

Posted on

Pengertian Assessment – Halo sobat dosenpintar.com kembali lagi bersama penulis yang akan membagikan sebuah artikel dengan tema Pengertian Assessment yang pada kesempatan kali ini akan membahas Pengertian Assessment Secara Umum, Pengertian Assessment Menurut Para Ahli, Fungsi Assessment, Tujuan Assessment serta Jenis-Jenis dan Contoh Assessment selengkapnya berikut ini.

Pengertian Assessment
Pengertian Assessment

Pengertian Assessment Secara Umum

Assessment adalah suatu penerapan atau penggunaan dari berbagai cara untuk mendapatkan berbagai serangkaian informasi yang mengenai tentang hasil proses belajar serta pencapaian dari kompetensi dari para peserta didik.

Pengertian Assessment Menurut Para Ahli

Berikut merupakan pengertian dari assessment yang dikemukakan oleh para ahli sebagai berikut

  • Menurut Lidz

    Proses dari pengumpulan informasi untuk memperoleh profil psikologis anak yang mengenai gejala serta intensitasnya, kendala-kendala yang terjadi kelebihan serta kelemahannya, juga peran penting yang sangat dibutuhkan anak.

  • Menurut Eko Putro Widoyoko

    Assessment atau penilaian didefinisikan sebagai kegiatan yang menafsirkan data yang berupa hasil pengukuran yang berdasarkan kriteria ataupun aturan-aturan tertentu.

  • Menurut Bomstein & Kazdin

    Mengidentifikasi masalah serta menyeleksi target pada intervensi, memilih serta mendesain program dari treatmen untuk mengukur dampak dari treatmen yang dibagikan dengan cara terus menerus. Serta mengevaluasi hasil-hasil yang umum serta ketepatan dari terapi.

  • Menurut Nana Sudjana

    Assessment adalah sebuah proses memberikan serta menentukan nilai kepada berbagai objek tertentu yang berdasarkan dari suatu kriteria tertentu.

  • Menurut Robert M Smith

    Sebuah penilaian yang cukup komprehensif serta melibatkan anggota tim untuk dapat mengetahui kelemahan serta kekuatan yang mana dari hasil keputusannya yang dapat digunakan dari layanan pendidikan yang sangat dibutuhkan anak sebagai sebuah dasar untuk dapat menyusun sebuah rancangan pembelajaran.

  • Menurut Sanders & Worthen

    Assessment merupakan bentuk kegiatan dari mencari sesuatu yang berharga dari tentang sesuatu, dalam mencari dari sesuatu tersebut, termasuk dalam  mencari informasi yang sangat bermanfaat dalam hal menilai  suatu keberadaan dari program, prosedur, produksi dan alternatif dari strategi yang akan diajukan untuk dapat  mencapai   tujuan yang telah ditentukan.

Fungsi Assessment

Fungsi assessment terbagi menjadi dua yaitu sebagai berikut.

  1. Fungsi Formatif

    Fungsi formatif yaitu pada assessment digunakan untuk memberikan nilai umpan balik atau feedback atas para guru untuk dijadikan nilai dasar ketika akan memperbaiki serta membenarkan proses pembelajaran.

  2. Fungsi Sumatif

    Adalah fungsi untuk menentukan nilai belajar siswa di dalam satu mata pelajaran yang tertentu, sehingga pada selanjutnya dapat dijadikan sebagai bahan untuk memberikan laporan serta menentukan kenaikan kelas serta juga menentukan lulus atau tidak seorang siswa.

Tujuan Assessment

Adapun tujuan dari assessment adalah sebagai berikut ini, antara lain.

  1. Finding Out

Finding Out merupakan kegiatan mencari, menemukan serta mendeteksi kekurangan dari kesalahan atau kelemahan para peserta didik didalam proses pengajaran dan belajar, sehingga guru dapat dengan tanggap untuk mencari alternatif dari penyelesaiannya.

  1. Keeping Track

Keeping track adalah untuk menelusuri serta melacak proses belajar peserta didik yang pasti dengan rencana pelaksanaan dari pembelajaran yang telah diterapkan.

  1. Summing-Up

Summing Up adalah berbagai cara untuk menyimpulkan dari tingkat penguasaan siswa pada terhadap kompetensi yang telah ditetapkan. Hasil dari berbagai penyimpulan ini dapat digunakan guru di dalam menyusun laporan serta kemajuan belajar pada berbagai pihak yang saling berhubungan dan membutuhkan.

  1. Checking-Up

Checking Up adalah untuk dapat mengecek pencapaian dari kemampuan peserta didik di dalam berbagai proses belajar serta kekurangan-kekurangan dari peserta didik pada saat mengikuti proses dari pembelajaran. Maksudnya, guru penting dalam melaksanakan penilaian untuk mengetahui bagian mana dari para materi yang telah dapat dikuasai peserta didik dan juga bagian dari materi yang belum dapat dikuasai.

Jenis-Jenis dan Contoh Assessment

Adapun jenis dari contoh assessment ini terbagi menjadi beberapa macam, sebagai berikut.

  1. Write Assessment

Salah satu daru assessment atau penilaian yang umum digunakan adalah jenis write assessment atau disebut penilaian tertulis. Tes yang digunakan untuk mendapat penilaian tertulis ini adalah menjawab berbagai soal yang telah disediakan. Bukan hanya menjawab, tes tertulis ini juga terdapat di dalam bentuk menggambar serta mewarnai.

  1. Performance Assessment

Jenis dari penilaian performa dengan sebutan lain performance assessment ini dapat untuk menilai lebih dalam yang di karenakan peserta tes harus untuk tampil dan juga mengaplikasikan pengetahuan yang telah diberikan. Dalam penilaian ini para peserta tes juga diharuskan untuk dapat tampil di depan dengan penilai guna dapat mendemonstrasikan materi yang telah diberikan.

  1. Portofolio Assessment

Penilaian portofolio adalah jenis penilaian kerja yang akan dilakukan dengan cara berupa mengumpulkan berkas selama dalam pembelajaran. Peserta tes seperti peserta didik diwajibkan untuk dapat menyusun tugas selama ini diberikan di dalam satu map bahkan satu wadah. Kelengkapan serta kerapian dari tugas juga menentukan nilai di dalam penilaian ini.

  1. Project Assessment

Penilaian dari proyek ini berupa berbagai tugas yang diberikan serta harus juga diselesaikan dalam suatu waktu tertentu. Tugas ini dapat berupa proyek secara investigasi yang juga mengharuskan siswa untuk dapat mengolah,  mengumpulkan dan mengevaluasi suatu data. Umumnya penilain dari proyek dilakukan secara berkelompok.

  1. Product Assessment

Jenis dari penilian ini merupakan sebuah penilaian terhadap produk dan ketrampilan yang dapat dibuat oleh siswa serta peserta tes. Dalam sebuah penilaian ini guru tidak hanya dengan menilai produk yang akan dihasilkan namun juga dengan menilai sikap selama proses pembuatan produk.

  1. Self Assessment

Penilaian mandiri atau lebih dikenal self assessment ini merupakan sistem penilaian yang akan dilakukan oleh para siswa serta guru dengan cara khusus. Biasanya para guru melakukan penilaian ini untuk berbagai kepentingan dari manajemen kegiatan dari pembelajaran. Jenis dari penilaian ini berupa bentuk pemberian kritik serta saran supaya pembelajaran lebih baik.

Demikianlah artikel mengenai tentang Pengertian Assessment, harapan penulis semoga dengan membagikan artikel ini dapat memberikan berbagai manfaat untuk sobat.

Baca Juga :

Baca Juga :  Kata Kerja Material