Pengertian Akomodasi

Posted on

Pengertian Akomodasi – Halo sobat dosenpintar.com jumpa lagi di artikel keren ini, nah kali ini kita akan membahas materi mengenai akomodasi, kalian tahu tidak apa itu akomodasi? Dari pada bingung langsung saja kita simak pemaparan berikut ini sobat.

Pengertian Akomodasi
Pengertian Akomodasi
 

Pengertian Akomodasi

Akomodasi adalah suatu bentuk usaha yang akan dilakukan dengan tujuan untuk mencapai penyelesaian dalam sebuah masalah atau mungkin pertikaian yang terjadi pada pihak-pihak bermasalah serta mengarah pada suatu keadaan dan kondisi selesainya suatu pertikaian dan juga masalah.
 

Pengertian Akomodasi Menurut Para Ahli

Menurut KBBI

Akomodasi ialah sesuatu hal  yang disediakan yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan, bisa berupa tempat menginap atau bisa juga tempat tinggal yang bersifat sementara bagi orang yang sedang dalam perjalanan (berpergian).

Menurut Wikipedia

  • Bisa berupa fasilitas subuah penginapan
  • Di bidang psikologi, bisa berupa penyesuaian atau sebuah proses adaptasi dalam bertingkah laku oleh manusia.

 

Tujuan Akomodasi

  • Mengurangi terjadinya beberapa konflik yang terjadi antar individu atau bisa juga antar kelompok yang biasanya diakibatkan oleh perbedaan pemahaman.
  • Mencegah kemungkinan terjadinya konflik yang lebih besar yang berpotensi bisa mengakibatkan suatu peperangan.
  • Memungkinkan terjadinya kerjasama antar beberapa kelompok sosial yang hidup terpisah dikarenakan perbedaan kultur budaya dan juga faktor tingkat sosial.
  • Menyatukan beberapa kelompok sosial yang memiliki latar belakang berbeda tetapi memiliki satu tujuan.
Baca Juga :  √UNIVERSITAS SYIAH KUALA : Peminat Daya Tampung dan Program Studi

 

Macam-Macam Bentuk Akomodasi

1. Compromise/kompromi

Kompromi merupakan proses akomodasi sehingga masalah antara kedua belah pihak bisa dibicarakan secara kekeluargaan dan mengurangi ketegangan yang tercipta disuatu kondisi tertentu.

Contoh : Kompromi antar partai politik yang bertujuan berbagi tempat kekuasaan yang sesuai dengan suara perolehan dari partai masing-masing.

2. Coercion

Coercion adalah seuatu proses akomodasi yang pelaksanaannya akan dilakukan mengaplikasikan cara paksa atau bisa juga kekerasan. Umumnya coercion diaplikasikan apabila perbedaan derajat suatu tingkat kedudukan yang dianggap berbeda antar kedua belah pihak dalam suatu struktur sosial.

Contoh : Pada saat terjadi sengketa tahah antara orang perkotaan dengan orang pedesaan.

3. Mediation

Mediasi ialah bentuk proses akomodasi sebagai jalan penyelesaian sebuah pertikaian antar 2 kelompok dan bisa lebih dimana kedua belah pihak ini tidak bisa mencapai sebuah kesepakatan maka  kedua pihak yang ada konflik atau bermasalah ini mendatangkan pihak lain (ketiga) sebagai penengah bertujuan mencapai kesepakatan.

Contoh : Salah satu pihak menyatakan lampu hujau pada lampu lalu lintas menandakan bahwa kendaraan harus berjalan , maka kendaraan harus berjalan. Sedangkan pihak yang satunya berpendapat lampu hijau tanda pengendara harus berhenti dengan perbedaan pendapat ini muncul konflik yang tidak menemukan kesepakatannya maka datangkan orang ketiga untuk menengahi tanpa memihak salah satu, harus berasas benar dan salah.

4. Arbitration

Arbitration didefinisikan bahwa proses akomodasi dilakukan dengan cara menghadirkan pihak penengah supaya menjadi penengah pertikaian pihak yang sedang berkonflik atau bermasalah.

Contoh : Konflik antara buruh & pengusaha dengan bantuan Depnaker sebagai pihak lain.

5. Conciliation

Konsiliasi merupakan upaya mempertemukan beberapa pihak yang sedang berada di lingkup berkonflik dengan melibatkan perwakilan dari pihak yang bersangkutan dan mereka dapat mencapai kesepakatan bersama dengan tenang.

Baca Juga :  Birokrasi : Pengertian , Sejarah, Ciri, Jenis, Karakteristik dan Contoh

Contoh : Kasus fakta yang terjadi di daerah Aceh yaitu Gerakan Aceh Merdeka.

6. Stalemate

Stalemate adalah salah satu bentuk akomodasi yang biasa dialami antara pihak yang telah memiliki kedudukan dan kekuatan sama tinggi dan biasanya konflik yang terjadi akan berhenti sendiri. Ini terjadi karena adanya perundingan  bahwa konflik berlanjut menjadi perseteruan akan terjadi kehancuran yang terjadi pada kedua belah pihak.

Contoh : Perang dingin antara Amerika Serikat dengan Uni Soviet yang terjadi dizaman dahulu.

7. Toleration / toleransi

Toleransi adalah satu satunya bentuk akomodasi yang tidak ingin berkonflik sehingga akan selalu berupaya untuk menghindari konflik.

Contoh : Umat beragama harus saling menghormati perbedaan kepercayaan.

8. Segregation

Segregation adalah suatu bentuk usaha perdamaian sengketa melalui cara kedua belah pihak harus saling menghindari terjadinya konflik supaya tidak lagi berkelanjutan.

Contoh : Pemisahan ras, kulit hitam, kulit putih, rambut lurus, rambut keriting.

9. Elimination

Elimination bentuk proses akomodasi dimana salah satu pihak yag berkonflik mengalah karena memang salah sehingga berakhirnya suatu konflik atau pertikaian.

Contoh : Pertikaiaan antara pencuri motor dan pemilik motor, pencuri akan kalah karena pemilik motor memiliki bukti kepemilikan.

10. Adjudication

Adjudication ialah bentuk proses akomodasi menggunakan jalur hukum yaitu pengadilan.
 

Jenis-Jenis Akomodasi

  1. Arbitrase

    Arbitrase adalah sistem pengontrolan dan penyelesaian suatu konflik yang melibatkan pihak ketiga sebagai pemutus pertentangan yang terjadi. Dalam kondisi ini pihak-pihak yang bertikai selalu berusaha untuk bisa mencari pihak ketiga yang dapat mengendalikan konflik yang terjadi.

  2. Mediasi

    Mediasi yakni  sistem penyelesaian suatu pertikaian lewat jasa perantara yang harus bersikap netral. Pada saat mediasi, ada pihak yang selalu berusaha untuk bisa mempertemukan beberapa pihak yang bertikai.

  3. Konsiliasi

Konsiliasi merupakan suatu sistem pengontrol konflik melalui suatu lembaga. Dalam konsiliasi, suatu lembaga melakukan sistem persetujuan pada kedua belah pihak yang sedang bertikai sehingga tidak lagi terulang konflik tersebut.

  1. Koersi

    Koersi adalah pengendalian konflik dilakukan dengan memberikan tindak kekerasan. Sehingga, konflik tersebut tidak terselesaikan secara damai melainkan dengan kekerasan. Contohnya konflik yang terjadi antara masyarakat kota dan pedesaan karena merasa direndahkan sehingga muncul tindakan anarkis.

  2. Toleransi

    Toleransi menunjukan sikap saling menghargai berbagai perbedaan-perbedaan yang ada pada masyarakat.

  3. Ajudikasi

Pada kondisi ini pertikaian diselesaikan di pengadilan, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan konflik dimeja hijau.

  1. Stalamete.

Jadi pada kondisi ini setiap pihak yang bertikai memiliki kekuatan dan kemampuan yang seimbang dan akan berhenti pada suatu titik tertentu.

  1. Kompromi

    Kompromi yakni sebuah percakapan yang menyatakan persetujuan untuk perdamaian dan saling mengurangi tuntutan yang ada.

Sekian artikel mengenai pengertian akomodasi ini, semoga bermanfaat dan jangan pernah bosan membaca. Sampai jumpa diartikel berikutnya sobat.

Baca Juga :