Etnosentrisme Adalah

Posted on

Etnosentrisme Adalah – Halo sobat dosenpintar.com penulis kembali akan memberikan sebuah arikel lagi pada kesempatan ini yang meliputi Etnosentrisme dengan pembahasan mengenai Pengertian Etnosentrisme, Pengertian Etnosentrisme Menurut Para Ahli, Metateori Komunikasi Antarbudaya, Konsep Penting dalam Komunikasi Antarbudaya, Faktor Penyebab Timbulnya Etnosentrisme, Dampak Terjadinya Etnosentrisme dan juga Contoh Etnosentrime di Indonesia. Selengkapnya mari simak artikel berikut ini.

Etnosentrisme Adalah
Etnosentrisme Adalah

Pengertian Etnosentrisme

Etnosentrisme merupakan sebuah persepsi atau sebuah pandangan yang dari masing- masing individu yang telah menganggap bahwa ada satu unsur kebudayaan yang dimilikinya lebih baik dibandingkan dengan budaya lainnya atau juga dengan membanggakan budayanya sendiri serta mengganggap rendah budaya lainnya.

Pengertian Etnosentrisme Menurut Para Ahli

Berdasarkan dari pendapat beberapa ahli berikut merupakan definisi Entosentrisme, antara lain.

  • Barger

Etnosentrisme menurut seorang Barger adalah sebuah kecenderungan dalam berpikir bahwa kelompoknya sendiri akan lebih superior dari pada kelompok lain dan menilai kelompok lain itu inferior dari kelompok mereka.

  • Poerwanti

Poerwanti mengartikan etnosentrisme ini sebagai pandangn bahwa suatu kelompok sendiri merupakan sebuah pusat segalanya dan juga kelompok lain yang akan selalu dibandingkan serta dinilai sesuai dengan sebuah standar kelompoknya sendiri.

  • Menurut KBBI

Etnosentrisme adalah sikap dan pandangan yang merupakan pangkal pada suatu masyarakat dan juga kebudayaan sendiri, umumnya disertai dengan berbagai sikap dan juga pandangan yang akan meremehkan masyarakat serta kebudayaan lain.

  • Wikipedia

Etnosentrisme ialah sebuah penilaian terhadap adanya kebudayaan lain di atas dasar nilai serta standar budaya mereka sendiri.

Baca Juga :  Testing : Pengertian, Tujuan, Prinsip dan Manfaat

Metateori Komunikasi Antar Budaya

Ada berbagai cara yang memetakan sebuah kajian dari komunikasi antarbudaya. Kajian tersebut dapat dijelaskan di dalam berbagai teori namun bukan hanya berasal dari teori terkaji sebelumnya, karena juga dari disiplin serta ilmu sosial lain. Teori-teori yang akan dipinjam dari berbagai ilmu-ilmu sosial lainnya itu tentu hampir sama dan dapat menjelaskan proses dari sosial yang dialami oleh manusia.

Tinjauan dimulai dengan sebuah perspektif psikologis dan juga sosiologi untuk mereka menerangkan bahwa masyarakat majemuk. Herbert Spencer juga dianggap sebagai orang yang pemula untuk memperkenalkan perspektif evolusi yang menerangkan dari perkembangan suatu masyarakat.

Konsep Penting dalam Komunikasi Antar Budaya

Berikut ialah Konsep Penting di dalam Komunikasi Antarbudaya, antara lain.

  • Kebudayaan

Kebudayaan ini merupakan keseluruhan pemaknaan, simbol, dan penggambaran (imej), kebiasaan, struktur aturan, nilai, pemrosesan informasi serta pengalihan pola-pola dari konvensi antara para anggota sebuah sistem sosial dan juga kelomppok sosial.

  • Etnosentrisme

Konsep etnosentrisme ini dipakai dengan cara bersama-sama secara rasisme. Konsep ini dengan mewakili sebuah pengertian bahwa semua kelompok etnik dan ras memiliki semangat bahwa kelompok mereka yang lebih superior dari pada kelompok lain.

  • Prasangka

Prasangka adalah sikap dengan bentuk antipati yang didasarkan pada sebuah kesalahan generalisasi atau generalisasi yang tidak luwes dengan diekspresikan lewat sebuah perasaan.

  • Streotip

Streotip ada karena kecenderungan untuk dapat mengorganisasikan berbagai fenomena yang sama dan sejenis yang dimiliki oleh sekelompok individu ke dalam sebuah kategori tertentu yang penuh makna.

Faktor Penyebab Timbulnya Etnosentrisme

Terdapat dua faktor timbulnya dari etnosentrisme adalah sebagai berikut ini.

  • Faktor Politik

Faktor politik merupakan sebuah faktor yang mendasar penyebab kemunculan  sikap etnosentrisme, terutama pada masyarakat yang cenderung tradisional serta tidak rasional. Masyarakat ini yang terlibat dalam politik merupakan yang seringkali hanya akan mementingkan kepentingan mereka sendiri yang di mulai dari etnis, suku, agama dan sebagainya.

  • Pluralitas Bangsa Indonesia

Bangsa Indonesia ialah bangsa yang mempunyai banyak suku, ras, agama dan juga golongan. Dengan sebuah kondisi bangsa yang plural dengan tersebut seringkali memicul dan memunculkan banyak konflik. Karena dari masing-masing agama, suku, ras dan suatu golongan akan selalu berusaha untuk mereka mendapatkan kekuasaan dengan menguasai yang lain.

Baca Juga :  Penelitian : Pengertian, Ciri, Fungsi, Tujuan dan Contoh

Dampak Terjadinya Etnosentrisme

Seperti penyebabnya, etnosentrime mempunyai dampak yang juga terbagi menjadi dua yaitu sebagai berikut.

Dampak Positif

  • Menumbuhkan sebuah semangat patriotisme
  • Menjaga keutuhan dengan stabilitas sebuah kebudayaan
  • Mempertinggi suatu rasa dengan cinta tanah air dan terhadap bangsa itu sendiri.

Dampak Negatif

  • Dapat untuk memicu konflik antar suku
  • Memunculkan berbagai macam jenis aliran politik
  • Menghambat dari asimilisai budaya yang memiliki perbedaan  satu sama lain

Contoh Etnosentrime di Indonesia

Penggunaan koteka pada laki-laki dewasa yang ada di Papua. Bagi masyarakat yang bukan dari Papua pedalaman, hal penggunaan koteka merupakan hal yang terhitung memalukan. Namun bagi mereka masayarakat pedalaman Papua, menggunakan koteka sebagai pakaian untuk penutup kelamin mereka adalah sebuah  hal wajar dan menjadi bentuk kebanggaan tersendiri.

Perilaku dari carok di Madura. Carok merupakan suatu upaya pembunuhan yang akan dilakukan oleh mereka laki-laki Madura ketika mereka merasa harga dirinya akan terusik oleh orang lain.

Demikian artikel Etnosentrime, harapan penulis semoga informasi ini dapat memberikan berbagai manfaat bagi sobat semua dan sampai jumpa lagi dilain kesempatan.

Baca Juga :