Contoh Teks Ceramah Singkat

Posted on

Contoh Teks Ceramah Singkat – Assalamualaikum wr.wb sobat dosenpintar.com, apa kabar ? Semoga selalu dilimpahi rahmat dan berkah sehat oleh Allah SWT. Oh iya dalam kesempatan yang baik ini penulis kembali hadir dengan tujuan untuk membagikan sebuah artikel yang kali ini membahas berbagai Contoh Teks Ceramah Singkat. Langsung saja uraian terlengkapnya penulis sajikan berikut dibawah ini.

Contoh Teks Ceramah Singkat
Contoh Teks Ceramah Singkat

Contoh Teks Ceramah Singkat

Pada artikel sebelumnya kita telah membahas tentang Ceramah Singkat Ramadhan yang mungkin bisa menjadi bahan referensi buat anda sekalian, berikut dibawah ini merupakan beberapa contoh teks ceramah singkat diantaranya :

Teks Ceramah Singkat tentang Sabar

Ceramah Singkat tentang Sabar

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

Hadirin sekalian yang saya hormati,

Allah SWT selalu menghendaki umatNya untuk berlaku sabar dan lapang dada dalam melakukan segala hal. Sabar sendiri merupakan kata serapan bahasa arab yang bermakna menahan diri. Perilaku sabar akan mudah diterapkan jika Anda memahami makna dan hikmah yang diperoleh atas amalan sabar. Oleh sebab itu, mulailah sedari dini untuk membiasakan diri menerapkan sabar dalam kehidupan sehari-hari.

Perilaku sabar dapat diterapkan dengan sadar bahwa ternyata kehidupan dunia tidak terlepas dari bermacam cobaan. Namun pada hakikatnya Allah sedang menguji umat Nya apakah bisa melalui sebuah ujian dengan sabar atau tidak. Untuk itu, marilah bertindak sabar selagi masih diberi kesempatan hidup di dunia.

Waalaikumussalam warahmatullahi wabaarakatuh.

Teks Ceramah Singkat tentang Syukur

Ceramah Singkat tentang Syukur

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh

Hadirin yang Allah muliakan,

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas majelis ilmu singkat mengenai Syukur. Syukur dalam penerapannya mempunyai banyak dimensi dan warna yang berbeda. Syukur dalam agama Islam mempunyai peranan yang penting dalam mengatur tindakan yang berangkat dari hati.

Kalau kita mau melihat fenomena kekacauan yang terjadi pada akhir zaman ini, kita akan mendapati bahwa salah satu akar masalah dari kekacauan tadi adalah kurangnya rasa syukur yang dimiliki oleh manusia dan jauh dari mengingat kematian. Syukur yang benar pasti akan melahirkan perilaku yang baik dan tepat.

Allah berfirman tentang keharusan bersyukur dalam surat Al-Baqarah ayat 152 dan 172, artinya seperti ini:

Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu ingkar”

Dalam ayat satunya Allah berfirman yang artinya:

“Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah dari rezeki yang baik yang Kami berikan kepada kamu dan bersyukurlah kepada Allah jika kamu hanya menyembah kepada-Nya”

Dua ayat diatas secara jelas memerintahkan kita untuk bersyukur atas apa saja yang Allah beri.

Selain itu, Rasulullah SAW bersabda: ” “Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin, semua urusannya adalah baik baginya. Hal ini tidak didapatkan kecuali pada diri seorang mukmin. Apabila mendapatkan kesenangan, dia bersyukur, maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya. Sebaliknya apabila tertimpa kesusahan, dia pun bersabar, maka yang demikian itu merupakan kebaikan pula baginya.” (HR. Muslim)

Baca Juga :  Bacaan Tasbih

Dalam ayat yang lain surat An-Nisa’ dan Ibrahim Allah juga berfirman yang artinya:

“Allah tidak akan menyiksamu jika kamu bersyukur dan beriman. Dan Allah Maha Mensyukuri, Maha Mengetahui”

Pada surat Ibrahim bunyinya seperti ini:

“Dan ingatlah ketika tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat”

Dari dua dalil Al-quran diatas, jelas bagi kita pelajaran yang dapat dipetik, yaitu untuk selalu bersyukur disetiap keadaan yang menimpa kita. Jangan sampai kita termasuk orang-orang yang mengingkari nikmat, sehingga mendapatkan azab dari Allah.

Saya kira cukup sampai di sini majelis ilmu singkat mengenai Syukur ini, semoga kita bisa mengamalkan syukur ini dalam setiap sendi kehidupan kita. Amiin

Wabillahi taufiq wal hidayah, Wassalamualaikum warahmatullahi wa barakaatuh

Contoh Ceramah Tentang Menuntut Ilmu

Ceramah Tentang Menuntut Ilmu

Assalamualaikum Wr. WbPertama-tama, marilah kita panjatkan segala puja dan puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-nya serta nikmat iman, nikmat Ihsan, nikmat sehat kepada kita semua. Sehingga kita bisa berkumpul di tempat yang Insya Allah dimuliakan oleh Allah SWT. Aamiin ya rabbal a’lamin

Tak lupa juga sholawat serta salam marilah kita junjungkan kepada nabi besar kita Muhammad SAW, keluarganya, sahabatnya, serta kita sebagai pengikutnya yang senantiasa menantikan syafaatnya di hari akhir nanti.

Pada kesempatan yang telah Allah SWT berikan kali ini, saya akan sedikit membahas tentang pentingnya menuntut ilmu dalam Islam.

Hadirin yang berbahagia

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa kita tidak bisa hidup tanpa adanya pembelajaran ilmu yang harus kita tuntut. Hal tersebutlah yang membuat bahwa menuntut ilmu merupakan ajaran yang wajib dipenuhi dalam Islam. Menuntut ilmu itu sangat penting, baik dari ilmu duniawi maupun ilmu ukhrawi.

Hal ini disampaikan melalui sabda Rasulullah SAW yang bermakna, bahwa menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi orang Islam, baik untuk laki-laki maupun perempuan. Dengan ilmu tersebut juga kita akan menjadi manusia yang memiliki derajat lebih tinggi dibandingkan dengan makhluk hidup ciptaan Allah SWT lainnya

Karena bila kita hidup dan tidak memiliki ilmu yang baik, maka kita tidak akan paham dan mengetahui apa yang ada di dalam dunia ini. Hal ini juga telah disampaikan oleh Allah SWT di dalam Quran surat Al-Mujadalah ayat 11 yang berbunyi:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا فِي الْمَجَالِسِ فَافْسَحُوا يَفْسَحِ اللَّهُ لَكُمْ ۖ وَإِذَا قِيلَ انْشُزُوا فَانْشُزُوا يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Baca Juga :  Tayamum

Yaa ai-yuhaal-ladziina aamanuu idzaa qiila lakum tafassahuu fiil majaalisi faafsahuu yafsahillahu lakum wa-idzaa qiilaansyuzuu faansyuzuu yarfa’illahul-ladziina aamanuu minkum waal-ladziina uutuul ‘ilma darajaatin wallahu bimaa ta’maluuna khabiirun

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majelis”, maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Dalam kalimat “Allah akan meninggikan derajat orang beriman dan yang berilmu dengan beberapa derajat.” Hal itu terbukti bahwa, bila kita memiliki ilmu yang tinggi maka Allah akan menaikkan 1 derajat di dunia maupun di akhirat.

Hal tersebut bisa kita simpulkan, bahwa selama hayat tersebut masih di kandung badan maka selama itu pulalah kita menuntut ilmu. Tanpa ilmu, kita bukanlah seorang insan yang sempurna

Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan, sebelum mengakhiri ceramah ini marilah kita sama-sama berdoa semoga kita merupakan hamba yang tidak pernah berhenti untuk menuntut ilmu. Sehingga kita menjadi orang yang cerdas dan bisa lebih dekat lagi dengan Allah SWT.

Mohon maaf atas kesalahan kata atau kalimat yang tidak berkenan di hati Anda. Sesungguhnya saya hanyalah manusia biasa yang tak luput dari salah, dan sesungguhnya perkataan yang benar datangnya dari Allah SWT. Terimakasih atas perhatiannya, semoga bermanfaat

Wabillahi taufik wal hidayah, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Contoh Ceramah Tentang Kebersihan

Ceramah Tentang Kebersihan

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhUntuk membuka acara ini, pertama-tama marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kita terhadap kehadirat Allah SWT, atas segala nikmat dan karunia-Nya yang telah diberikan kepada kita selaku hamba-Nya. Sehingga memudahkan langkah kita untuk bisa berkumpul di tempat yang insyaallah dimuliakan oleh Allah SWT.

Yang kedua, sholawat serta salam marilah kita curahkan kepada junjungan nabi besar kita Muhammad SAW, kepada keluarganya, kepada sahabatnya, dan untuk kita selaku umatnya yang insyaallah mendapatkan syafaat di akhir nanti.

Hadirin yang dimuliakan oleh Allah

Dalam kesempatan yang baik ini, saya akan membahas beberapa hal mengenai kebersihan, serta bagaimana cara menjaga kebersihan, dan apa hubungannya antara kebersihan dengan islam?

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa Allah SWT sangat cinta sekali kepada orang yang mampu menjaga kebersihan. Hal ini dibuktikan dalam hadist yang berbunyi:

اِنَّ ﷲتَعَالَى طَيِّبٌ يُحِبُّ الطَّيِّبَ نَظِيْفٌ يُحِبُّ النَّظَافَةُ كَرِيْمٌ يُحِبُّ الْكَرَمَ جَوَّادٌ يُحِبُّ الْجُوْدَ فَنَظَّفُوْااَفْنِيَتَكُمْ ٠﴿

Artinya : “Sesungguhnya Allah itu baik, mencintai kebaikan, bahwasanya Allah itu bersih, menyukai kebersihan, Dia Maha Mulia yang menyukai kemuliaan, Dia Maha Indah menyukai keindahan, karena itu bersihkan tempat-tempatmu”. (HR. Turmudzi)

Dalam hadits tersebut sudah sangat jelas bahwa Allah SWT sangat mencintai hambanya yang selalu menjaga kebersihan. Sebab itu marilah kita senantiasa untuk menjaga kebersihan demi kebaikan diri sendiri dan kenyamanan orang lain. Selain itu, dengan menjaga kebersihan maka Allah SWT, akan mencintai diri kita.

Baca Juga :  Arti Tabarakallah

Apabila kita sudah terbiasa untuk menjaga kebersihan, dan mengajarkannya kepada orang terdekat serta anak-anak. Maka dengan sendirinya mereka akan meniru perbuatan menjaga kebersihan tersebut. Sehingga manfaat yang bisa kita rasakan dari menjaga kebersihan bukan hanya untuk diri sendiri, melainkan mengajak orang lain untuk sama-sama menjaga kebersihan. Karena dalam islam, “kebersihan merupakan sebagian dari iman.” (HR. Ahmad)

Sehingga ketika kita mengajarkan anak-anak untuk selalu menjaga kebersihan, maka mereka bisa mengatasi hal yang sulit untuk diselesaikan. Karena mereka telah terbiasa mandiri. Namun sayangnya saat ini masih banyak manusia yang kurang peduli akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Agama Islam tentu merupakan agama yang lurus serta bersih dari berbagai ajaran yang mengandung kesesatan. Sebab itulah orang-orang mukmin harus senantiasa menjaga kebersihan baik dalam segi prilaku, serta hati yang bersih dan suci.

Tak bisa dipungkiri, bahwa Allah SWT adalah dzat yang maha baik, maha bersih, maha mulia, maha bagus, karena Allah SWT memang sangat menyukai hal-hal yang indah. Maka dari itu sebagai orang mukmin kita harus selalu menjaga kebersihan lingkungan terutama pada tempat tinggal. Serta orang-orang yang selalu menjaga kebersihannya baik lahir maupun batin, akan masuk surga.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, dalam hadits yang berbunyi:

اَﻻِسْلَامُ نَظِيْفٌ فَتَنَظَّفُوْا فَاِنَّهُ ﻻَيَدْحُلُ الْجَنَّةَ اﻻَّ نَظِيْفٌ ٠

Artinya : “Agama Islam itu (agama) yang bersih, maka hendaklah kamu menjaga kebersihan, karena sesungguhnya tidak akan masuk surga kecuali orang-orang yang bersih”. (HR. Baihaqy)

Mungkin hanya itu saja yang bisa saya sampaikan, dikesempatan kali ini. Bila ada kesempatan lain, semoga kita masih bisa berjumpa dan membahas lebih dalam mengenai kebersihan. Mohon maaf atas kekurangan yang saya sampaikan dalam ceramah kali ini.

Apabila ada perkataan yang salah, sesungguhnya itu berasal dari saya, dan apabila ada perkataan yang benar sesungguhnya itu berasal dari Allah SWT. Semoga kita termasuk orang-orang yang dicintai oleh Allah SWT, karena senantiasa menjaga kebersihan. Aamiin ya rabbal a’lamin. Terimakasih atas perhatiannya,

Wabillahi taufik wal hidayah,

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Demikianlah beberapa Contoh Teks Ceramah Singkat. Semoga bermanfaat dan bisa menjadi pembelajaran ataupun menjadi referensi jika sobat sedang belajar untuk menyampaikan ilmu yang dimiliki untuk orang banyak.

Baca Juga :