Asbabun Nuzul Surat Al-Kafirun

Posted on

Asbabun Nuzul Surat Al-Kafirun – Assalamualaikum wr.wb sobat dosenpintar.com apa kabar hari ini ? Dalam kesempatan ini penulis hadir untuk berbagi ilmu pengetahuan mengenai agama. Nah untuk sobat yang sudah penasaran untuk kita sama sama belajar, bisa langsung saja simak dibawah ini.

Asbabun Nuzul Surat Al-Kafirun
Asbabun Nuzul Surat Al-Kafirun

Asbabun Nuzul Surat Al-Kafirun

Surat Al-Kafirun

Surat Al-Kafirun

قُلْ يٰۤاَ يُّهَا الْكٰفِرُوْنَ ۙ

Qulyaa ayyuhal kaafirun

لَاۤ اَعْبُدُ مَا تَعْبُدُوْنَ ۙ

Laa a’budu maa ta’buduun

وَلَاۤ اَنْـتُمْ عٰبِدُوْنَ مَاۤ اَعْبُدُ ۚ

Walaa antum aabiduuna maa a’bud

وَلَاۤ اَنَاۡ عَا بِدٌ مَّا عَبَدْ تُّمْ ۙ

Walaa ana ‘aabidum maa abattum

وَ لَاۤ اَنْـتُمْ عٰبِدُوْنَ مَاۤ اَعْبُدُ ۗ

Walaa antum aabiduuna maa a’bud

لَـكُمْ دِيْنُكُمْ وَلِيَ دِيْنِ

Lakum diinukum wa liyadiin

Arti Surat Al-Kafirun

  1. Katakanla Muhammad, wahai orang-orang kafir.
  2. Aku tidak akan pernah menyembah apa yang kamu sembah.
  3. Dan kamu bukan penyembah apa yang aku sembah.
  4. Dan aku tidak akan pernah menyembah apa yang kamu sembah.
  5. Dan kamu tidak pernah pula menjadi penyembah apa yang aku sembah.
  6. Bagimu agamamu bagiku agamaku

Apa Asbabun Nuzul Surat Al-Kafirun

Sudah pada tau belum surat Al-kafirun menerangkan tentang apa? Apabila belum tau mari kita cust baca artikel ini sampai tuntas.

Nama lain dari surat al-Kafirun adalah Al-I’badah, Ad-din, Al-Munabadzah, dan Muqasyqasyah. Mengapa dinamakan surat ad- din? Karna surat ini memproklamatirkan ibadah hanya kepada Allah.

Asbabun Nusul Surat Al-kafirun

Menjelaskan tentang asbabun nuzul surat Al-Kafirun yang menjadi kandungan pokok dalam agama.

Surat ini menunjukan bahwa tuhan yang disembah orang kafir berbeda dengan tuhan yang disembah Nabi Muhammad.

Baca Juga :  Arti Aamiin Yaa Mujibas Saailiin

Dengan itu orang kafir berusaha keras merayu dan membujuk Nabi Muhammad agar mengikuti ajaran mereka.

Surat Al-Kafirun merupakan wahyu yang ke-18 yang diterima oleh Nabi Muhammad di Makkah. Ada beberapa riwayat tentang asbabun nuzul surat ini diantaranya:

Riwayat At-Thabrani

Dalam asbabun nuzul surat Al-Kafirun yang bersumber dari Ibnu Abbaa. Bahwa mereka berusaha keras untuk menghentikan dakwah Nabi Muhammad dengan berbagai cara, diantaranya:

Ditawarkan sebagai orang yang paling kaya di kota Mekkah, kemudian mereka berkata kepada Nabi Muhammad. “Wahai Muhammad kami menyediakan ini hanya untuk kamu, tetapi ada satu syarat kamu jangan pernah mencaci maki tuhan kami”.

Kemudian Nabi Muhammad menjawab aku masih menunggu wahyu dari tuhanku yaitu Allah.

Ini adalah asbabun nuzul surat Al-Kafirun yang diriwayatkan oleh Ibnu Hatim dari Ibnu Abbas.

Riwayat Ibnu Hatim

Dalam riwayat ini diceritakan bahwa orang kafir berkata kepada Nabi Muhammad. “Wahai Muhammad marilah ikut bersama kami, kita akan bersukutu dalam segala urusan”.

Sekarang kamu menyembah tuhan yang kami sembah, besok kami akan menyembah tuhan yang kamu sembah kita akan bergantian.

kejadian inilah yang menjadi sebab turunnya surat Al-Kafirun yang diriwayatkan oleh Ibnu Hatim dari Ibnu Abbas.

Riwayat Abdurrazaq

Dalam riwayat ini diceritaka tidak jauh beda dengan riwayat sebelumnya. Orang kafir merayu Nabi Muhammad untuk menyembah tuhan mereka dengan berbagai macam cara.

Sebagaimana dalam sebuah riwayat:

Nabi Muhammad tidak langsung memberikan jawaban kepada orang kafir setelah diberi pertanyaan di bawah ini.

Apabila kamu menyembah tuhan kami selama satu tahun, maka kami akan menyembah tuhan yang kamu sembah kurun waktu satu tahun

Nabi Muhammad sungguh tegas dalam masalah aqidah.

Baca Juga :  Arti Tafadhol

Isi Kandungan Surat Al-Kafirun

Peristiwa yang terjadi dalam asbabun nuzul surat Al-kafirun menjadi landasan sejarah dalam kerukunan umat beragama. Adapun isi kandungannya sebagai berikut.

  • Ayat………. disebutkan dua kali karna untuk penegasan bahwa Nabi Muhammad tidak pernah menyembah apa yang telah disembah orang kafir.
  • Kerukunan umat beragama memang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam. Toleransi tetap ada batasannya, selama tidak menyangkut dalam hal ibadah.
  • Nabi Muhammad hanya menyembah Allah tidak pernah menyembah selainnya.
  • Kita sebagai orang Islam harus tegas terhadap orang-orang yang mencela Al-Qir’an, menghina Allah, dan menyesatkan ajaran Nabi Muhammad.
  • Allah menyuruh kepada Nabi Muhammad untuk tidak mencampurkan keimanannya dalam menyembah Allah yang maha Esa.
  • Yang disebut kafir disini adalah orang-orang yang mengingkari agama Islam. Apabila melihat kebenaran, maka akan memejamkan mata. Menutupi telinganya apabila mendengar ayat Al-Qur’an, karna mereka tidak mempertimbangkan dalil apapun setelah disampaikan kepadanya.
  • Penegasan keyakinan bahwa tuhan yang disembah Nabi Muhammad merupakan tuhan semesta alam.

Demikianlah artikel mengenai tentang Asbabun Nuzul Surat Al-Kafirun. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita dan selalu melimpahkan hidayah untuk kita menjadi lebih baik lagi dalam menjalani kehidupan ini. Wassalamualaikum wr.wb

Baca Juga :